Sunday, 16 December 2012

Rutin Makan Tomat Bantu Cegah Depresi


Tomat ternyata dapat mengurangi depresi. Sebuah studi baru di Jepang menyatakan, dengan memakan tomat hanya dua hari dalam seminggu dapat mengurangi risiko depresi hingga setengahnya.

Para peneliti menganalisis kesehatan mental dan pola makan dari 986 orang, dan mereka mencatat sebanyak sekitar 70 orang partisipan rutin makan buah tomat secara signifikan lebih kecil kemungkinannya untuk menderita depresi.

Studi yang diterbitkan dalam Journal of Affective Disorders ini menemukan bahwa mereka yang makan tomat dua sampai enam kali seminggu yaitu sebanyak 46 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi dibandingkan mereka yang makan mereka kurang dari sekali seminggu.

Selanjutnya, para peneliti menemukan bahwa partisipan yang mengonsumsi produk tomat setiap hari mengurangi risiko depresi mereka sebanyak 52 persen.

Bagaimana dengan buah-buahan dan sayuran lainnya?

Ternyata para peneliti mengatakan bahwa buah-buahan dan sayuran lainnya tidak memiliki manfaat yang sama seperti tomat. Sayuran seperti kubis, wortel, bawang, labu dan sayur-sayuran berwarna hijau tampaknya memiliki sedikit atau tidak berpengaruh sama sekali pada mental para partisipan

Para peneliti mencatat bahwa sebanyak 34,9 persen partisipan memiliki gejala depresi baik ringan atau berat, bahkan 20,2 persen partisipan mengalami depresi berat di beberapa titik dalam hidup mereka. Menurut peneliti, faktor umur mempengaruhi seseorang menderita depresi. Orang tua lebih rentan menderita depresi karena efek suasana hati mereka akibat kesehatan menurun dan kesepian.

Pimpinan riset dr. Kaijun Niu dari Tianjin Medical University China mengatakan, tujuan dari penelitian ini adalah ingin melihat apakah tomat, dengan zat antioksidannya yang kaya dan dipercaya dapat melindungi terhadap beberapa penyakit, juga dapat membantu memperbaiki kondisi psikologis seseorang.

Tomat selama ini dikenal sebagai sumber likopen, sejenis antioksidan yang membuat warna merah pada tomat. Likopen dapat merendahkan resiko kanker prostat dan serangan jantung. Penelitian ini membuktikan bahwa likopen juga dapat melindungi kesehatan mental dan fisik dengan mengurangi stres oksidatif atau kerusakan sel-sel otak yang sehat.

Namun peneliti belum dapat mengetahui secara jelas cara kerja likopen untuk melindungi kesehatan mental. Apakah likopen secara langsung mempengaruhi otak sehingga mencegah terjadinya depresi, ataukah melindungi keadaan mental seseorang dengan mencegah terkena dari penyakit degeneratif seperti kanker.

Sumber : health.kompas.com

12 Cara Atasi Sakit Kepala Tanpa Obat


Sakit kepala yang secara medis dikenal sebagai cephalalgia adalah kondisi terdapatnya rasa sakit di kepala, kadang di leher bagian belakang leher atau punggung bagian atas. Gangguan sakit kepala sekilas memang terlihat sebagai suatu masalah yang sepele, namun kondisi ini bisa sangat mengganggu aktivitas.

Ada banyak cara untuk mengatasi serangan sakit kepala, salah satunya dengan minum obat pereda nyeri. Namun ada pula beberapa cara alternatif yang bisa Anda gunakan untuk mengusir penderitaan akibat sakit kepala :

Biofeedback
Ini adalah suatu metode menggunakan sensor elektronik untuk memonitor fungsi tubuh seperti masalah ketegangan otot, suhu kulit, detak jantung, dan tekanan darah. Keterangan kondisi pasien biasanya akan terlihat melalui suara atau gambar di komputer. Studi menunjukkan, biofeedback sangat efektif untuk mengatasi migrain dan ketegangan di kepala. Sebuah analisis terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Headache menunjukkan terapi perilaku, seperti biofeedback, lebih hemat biaya dibandingkan pemberian resep obat.

Akupunktur
Dalam metode akupunktur, jarum tipis dimasukkan ke bawah lapisan kulit untuk menyetel kembali aliran energi, atau qi, di dalam tubuh. Sebuah analisis oleh para ahli yang dikenal sebagai Cochrane review menemukan,  akupunktur dapat membantu mencegah migrain akut dengan lebih sedikit efek samping. Bukti juga menunjukkan bahwa akupunktur dapat membantu orang dengan sakit kepala kronis

Pijat
Untuk pertolongan sementara sakit kepala, Anda bisa mencoba untuk menggosok pelipis atauleher, punggung, kepala, atau bahu. "Anda akan merasa lebih baik sementara waktu, tapi kemudian Anda harus melakukannya lagi," kata Salwa H. Hanna, MD,  pemilik dan direktur medis dari Headache Clinic of Denver. Dalam sebuah penelitian kecil, penderita migren yang mendapatkansesi pijat selama enam minggu, frekuensi migrainnya cenderung berkurang dan mendapatkan kualitas tidur lebih baik.

Peregangan
Lakukan peregangan untuk mengurangi otot tegang yang memberi kontribusi terhadap nyeri. Cobalah tiga gerakan ini :  gerakan leher (dagu ke depan, ke atas, dan ke samping kiri dan kanan); gerakan bahu (gerakan bahu ke atas, putar bahu ke depan dan belakang); dan leher isometrik (tangan menekan pada setiap sisi kepala). Lakukan peregangan dua kali sehari selama 20 menit per sesi. Tahan peregangan selama lima detik, relaks selama lima detik, dan ulangi setiap peregangan tiga sampai lima kali.

Aerobik
Latihan aerobik yang teratur, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang, dapat mengurangi intensitas dan frekuensi migrain, menurut National Pain Foundation. Sebuah penelitian kecil yang dipublikasikan dalam jurnal Headache terhadap pasien migrain yang melakukan senam teratur selama 12-minggu dengan bersepeda di dalam ruangan menunjukkan, ada peningkatan kualitas hidup dan berkurangnya angka kejadian migrain, serta intensitas nyeri.

Meditasi
Berbagai teknik meditasi dapat digunakan untuk memfokuskan perhatian dan menenangkan pikiran dari gangguan seperti nyeri kronis. Pada titik ini, ada sedikit data tentang efek dari meditasi pada migrain. Para peneliti di Johns Hopkins School of Medicine, di Baltimore, yang terlibat dalam percobaan klinis mencoba menentukan apakah Vipassana - teknik meditasi kuno India yang berfokus pada pikiran - dapat mengurangi frekuensi dan tingkat keparahan migrain dan meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Sebuah riset kecil pada penderita migrain menemukan bahwa meditasi spiritual mengurangi frekuensi sakit kepala dan toleransi nyeri yang lebih baik ketimbang meditasi sekuler dan relaksasi otot.

Yoga
Sebuah penelitian kecil mengenai sakit kepala melibatkan dua kelompok pasien migrain secara acak yang ditugaskan melakukan terapi yoga selama tiga bulan. Hasilnya, dibandingkan dengan kelompok kontrol, peserta yoga lebih sedikit mengalami serangan sakit kepala.

Latihan relaksasi
Menarik napas panjang, santai mendengarkan musik atau menggunakan pencitraan mental, dapat membantu orang rileks dan mungkin terhindar dari sakit kepala. Temuan ini perlu penelitian lebih lanjut.

Namun, sebuah penelitian terhadap 90 penderita sakit kepala menemukan bahwa pelatihan relaksasi dapat meningkatkan kualitas tidur lebih baik ketimbang akupunktur.

Terapi panas dan dingin
Siapapun dapat menggunakan terapi ini. Bahkan, tidak ada risiko bagi wanita hamil dengan sakit kepala. Untuk mengurangi rasa tegang di leher, Anda bisa memberikan sensasi panas ke bagian belakang leher. Untuk sakit kepala, Anda juga dapat menempelkan es ke daerah pelipis.

Menurut penjelasan Edmund Messina, MD, dokter yang berpraktik di Michigan Headache Clinic, pembuluh arteri yang menyuplai darah ke dura (lapisan otak) letaknya di belakang lapisan tulang tipis di daerah pelipis. "Dura akan meradang pada saat Anda mengalami  migraine. Menurunkan suhu pada pembuluh darah yang melewati  area tersebut diyakini dapat meredakan rasa sakit yang timbul," ujarnya.

Batasi nitrat dan nitrit
Para ahli menganjurkan untuk menghindari zat-zat yang dapat merangsang sakit kepala, termasuk nitrit dan nitrat dalam daging olahan dan monosodium glutamat (MSG) yang digunakan dalam makanan sebagai penambah rasa. Beberapa obat jantung juga mengandung nitrat.

Sementara itu, kafein, alkohol, phenylethylamine (yang ditemukan dalam coklat dan keju), tiramin (ditemukan dalam kacang-kacangan dan daging fermentasi, keju, dan kedelai), dan aspartam (pemanis buatan dalam makanan banyak) adalah sebagian pemicu dari sakit kepala.

Stimulasi transkranial magnetik
Sebuah penelitian baru menemukan, ketika pasien diberik stimulasi magnetik transkranial pada otaknya, mereka mendapat pertolongan lebih baik dalam mengatasi masalah sakit kepala ketimbang mereka yang diobati dengan plasebo. Terapi yang bersifat noninvasif ini berlangsung selama satu atau dua jam dan dilakukan di suatu klinik khusus.

Terapi dilakukan dengan cara menempatkan koil elektromagnetik ke dekat kepala untuk mengirimkan sinyal atau gelombang. Namun demikian, stimulasi magnetik transkranial masih dianggap sebagai terapi eksperimental untuk mengobati migrain.

Elektroda implan
Problem sakit kepala kambuhan di masa depan mungkin akan terselesaikan dengan penggunaan elektroda yang ditanam di leher atau otak untuk meredakan nyeri.

Salah satu jenis terapi yang disebut stimulasi saraf oksipital, muncul sebagai pengobatan menjanjikan dalam pengobatan sakit kepala kluster dan migrain, meski terapi ini masih perlu dikaji melalui studi berskala besar. Dalam perawatan ini, elektroda ditanamkan di dasar tengkorak, dekat saraf oksipital.

Sumber : health.kompas.com

Makanan yang Terbaik dan yang Terburuk untuk Nyeri


Ketika Anda merasakan rasa nyeri pada tubuh, jangan langsung mengambil obat-obatan untuk mengatasinya. Rasa nyeri dapat diredakan dengan konsumsi makanan, tetapi ada beberapa makanan tertentu yang justru dapat memperburuk kondisi nyeri.

Peradangan merupakan penyebab utama rasa nyeri pada berbagai kondisi, termasuk rheumatoid arthritis. Dan ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa makanan tertentu dapat membantu meringankan peradangan tersebut.

Seperti dikutip dari foxnews, berikut 8 daftar makanan yang baik dikonsumsi untuk meringankan rasa nyeri, antara lain :

Salmon
Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang dikenal baik untuk melindungi jantung, senyawa tersebut juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan mencegah peradangan. Studi menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 yang ditemukan dalam minyak ikan dapat melindungi seseorang dari rheumatoid arthritis dan bisa mengurangi tingkat keparahan penyakit.

Minyak zaitun
Minyak zaitun bekerja dengan cara yang sama seperti omega-3 yang berpotensi mengurangi peradangan pada sendi yang menyakitkan. Sebuah senyawa yang disebut oleocanthal, yang memberikan rasa pada minyak zaitun, mungkin memiliki efek yang sama pada tubuh seperti aspirin, ibuprofen, dan obat pereda nyeri lainnya.

Kunyit
Kunyit biasanya digunakan untuk menambah rasa dan juga warna kuning krem pada makanan, tetapi juga dapat memberikan perlindungan terhadap rasa nyeri. Curcumin, senyawa aktif dalam kunyit memiliki sifat anti-inflamasi, meskipun kadarnya sangat rendah.

Susu
Beberapa penelitian menunjukkan produk susu baik untuk rheumatoid arthritis, tetapi bagi orang yang alergi terhadap protein kasein pada susu mungkin dapat memperburuk pembengkakan sendi jika minum susu. 

Di sisi lain, sebuah studi yang dilakukan terhadap hampir 30.000 wanita di Iowa menemukan bahwa orang yang mengonsumsi kadar tinggi vitamin D melalui berbagai produk susu memiliki risiko yang lebih rendah terhadap rheumatoid arthritis. Vitamin D mungkin memiliki efek anti-inflamasi dalam tubuh.

Bawang merah 
Bawang merah mengandung phytochemical yang dapat mengurangi peradangan. Satu studi menemukan bahwa bawang merah juga dilengkapi dengan quercetin, suatu senyawa yang ditemukan yang fungsinya sebagai mediator efek anti-inflamasi. Bawang juga telah dikenal memiliki beberapa sifat anti kanker. 

Bawang putih
Seperti bawang merah, bawang putih juga memiliki sifat tertentu yang dapat meringankan rasa sakit. Bawang putih juga memiliki phytochemical yang dapat mematikan jalur inflamasi pada tikus percobaan, yang efeknya mirip dengan ibuprofen.

Buah beri 
Buah ini mengandung fitokimia yang dikenal sebagai anthocyanin, yang juga menawarkan manfaat anti inflamasi. Anthocyanin bertanggung jawab terhadap warna biru, merah dan ungu hidup yang tampak dalam berbagai buah beri.

Brokoli dan sayuran lainnya
Sebuah studi menemukan bahwa orang yang secara teratur mengonsumsi sayuran, memiliki risiko peradangan yang lebih rendah hingga 61 persen dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumsi sayuran sama sekali.

Sebaliknya, 4 makanan ini dapat memperburuk kondisi nyeri :

Mentega dan krim
Mentega dan krim dibuat dari lemak jenuh dari produk hewani yang mengandung asam arakidonat, yang dapat memperburuk peradangan dan nyeri terkait dengan pembengkakan.

Daging merah
Daging merah mengandung lemak jenuh yang tinggi dan sebuah studi menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lemak jenuh berada pada risiko yang lebih besar terhadap inflamasi. Hal ini dianggap sebagai radikal bebas yang dapat meningkatkan peradangan. Daging merah tidak hanya meningkatkan rasa sakit peradangan, tetapi juga tidak baik untuk kesehatan jantung.

Gluten
Orang dengan penyakit celiac, yang memiliki intoleransi gluten parah, lebih mudah merasakan rasa sakit. Sehingga perlu menghindari makanan yang mengandung gluten seperti gandum, rye, barley, dan produk biji-bijian, termasuk roti, pasta, dan sereal. Beberapa obat-obatan, vitamin, dan lipbalm mungkin mengandung gluten juga.

Minuman manis
Minuman manis telah terbukti dapat memperburuk rasa nyeri kronis, karena cenderung rendah nutrisi dan relatif tinggi kalori, dan berkontribusi terhadap obesitas. Secara umum, kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan risiko rheumatoid arthritis sebesar 24 persen.

Sumber : health.detik.com

Bercinta di Pagi Hari Bikin Wanita Makin Cantik


Kebanyakan pasangan melakukan hubungan intim di malam hari dengan alasan terlalu tergesa-gesa saat pagi hari. Tapi tahukah Anda 'serangan fajar' ternyata banyak manfaatnya. Yang menarik untuk wanita adalah bikin makin cantik.

Menurut penelitian, orang dewasa yang memulai harinya dengan hubungan seks ternyata tidak hanya merasa lebih optimis menghadapi hari, tetapi juga membuat sistem kekebalan tubuh lebih kuat. Studi ini menunjukkan bahwa orang dewasa yang bercinta di pagi hari lebih sehat dan lebih bahagia, dibandingkan pasangan yang hanya memilih untuk memulai hari dengan secangkir teh dan roti. Selain menjauhkan tubuh dari penularan pilek atau flu, bercinta di pagi hari juga dapat meningkatkan kualitas rambut, kulit dan kuku. 

"Berhubungan seks di pagi hari melepaskan bahan kimia oksitosin, yang membuat pasangan merasa mencintai dan terikat sepanjang hari," jelas Dr Debby Herbenick, seorang ilmuwan dari Amerika, seperti dilansir Mid-day, Jumat (14/12/2012).

Menurut Dr Herbenick, yang juga penulis buku 'Because It Feels Good', bercinta di pagi hari membuat Anda lebih kuat dan juga lebih cantik juga. "Seks pagi dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda dengan meningkatkan tingkat IgA Anda, sebuah antibodi yang melindungi terhadap infeksi. Dan itu melepaskan zat kimia yang meningkatkan kadar estrogen, yang meningkatkan tekstur kulit dan rambut," lanjut Dr Herbenick.

Studi lain menunjukkan bahwa manfaat tidak berakhir di sana. Sebuah studi di Queens University di Belfast menemukan bahwa melakukan hubungan seks tiga kali seminggu bisa mengurangi separuh risiko serangan jantung atau stroke. Sedangkan penelitian dari Universitas Nottingham mengungkapkan bahwa pria yang rutin bercinta pada usia 50 tahunan berisiko lebih rendah terkena kanker prostat.

Sumber : health.detik.com

Optimalkan Lidah untuk Mendapatkan Seks yang Seru


Setiap pasutri harus mengetahui berbagai variasi posisi dan sarana-prasarana yang diperlukan agar aktivitas ranjangnya tetap seru. Tapi sebenarnya ada beberapa trik untuk menyiasati hal ini, salah satunya dengan mengoptimalkan organ tubuh tertentu, misalnya lidah.

Usut punya usut, ternyata bagian tubuh yang satu ini memiliki potensi yang sangat besar jika digunakan dengan benar, terutama untuk memperbaiki kehidupan seksual sekaligus meningkatkan kepuasan bercinta Anda hingga sepuluh kali lipat.

Menggunakan lidah adalah salah satu cara yang luar biasa untuk mendapatkan ciuman yang penuh gairah. Bahkan lidah dapat merangsang bagian-bagian tubuh tertentu agar memunculkan gairah yang lebih tinggi pada pasangan, terutama saat foreplay. Foreplay tak bisa diremehkan begitu saja karena inilah faktor terbesar adanya orgasme yang hebat.

Jika Anda ingin memuaskan pasangan, mulailah menjilati jari-jari kakinya hingga perlahan-lahan naik ke dada. Dijamin ia akan ketagihan, bahkan sebelum ia tahu apa yang sedang Anda lakukan. Lagipula jari kaki adalah bagian yang sangat sensitif dan tak boleh diabaikan begitu saja karena dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan gairah pasangan.

Apalagi jantung pria terhubung langsung ke perutnya dan di perut terdapat salah satu erogenous spot pria yang sering diabaikan yaitu pusar padahal sensitivitasnya sangatlah tinggi. Gunakan lidah Anda untuk menjilat kedua bagian ini secara perlahan-lahan tapi stabil. Anda akan langsung melihat perbedaan respons pasangan saat itu juga.

Dada juga bisa jadi 'korban' eksperimen Anda berikutnya. Apalagi pria selalu membanggakan bentuk dadanya dan membuatnya merasa diinginkan justru bisa dijadikan cara jitu untuk menaklukkannya. Sentuhan pada dadanya pun bisa membuatnya merasa lebih percaya diri dan dihargai. Dengan kata lain, merangsang dada pasangan dengan lidah Anda dijamin akan menciptakan 'keajaiban' di dalam dirinya.

Yang terakhir, seperti dikutip dari Times of India, Senin (10/12/2012), lebih seru lagi jika Anda memakai lidah untuk 'menjelajah' area leher dan telinga pasangan karena sensitivitas keduanya yang juga sangat tinggi.

Sumber : health.detik.com

Ini Caranya Lalui Malam Pertama dengan Lancar


Di malam pertama setelah menikah seringkali pasangan merasa kikuk dan tak percaya diri untuk melakukan aktivitas seksual di atas ranjang, apalagi jika ditunjang dengan kurangnya pengetahuan tentang hal ini.

Tak perlu khawatir, Dr. Pulkit Sharma, seorang psikolog klinis dan terapis psikoanalisis dari Vimhans (Vidyasagar Institute of Mental Health, Neuro & Allied Sciences) India pun siap membantu Anda mempersiapkan ritual malam pertama. 

Simak 8 hal yang perlu Anda dan pasangan perhatikan sebelum melakukan seks pertama yang direkomendasikan Dr. Sharma seperti halnya dilansir timesofindia, Rabu (12/12/2012) berikut ini :

Keamanan itu nomor satu
Banyak orang yang merasa sangat emosional sekaligus bergairah ketika melakukan seks pertamanya tapi bukan berarti mereka bisa mengorbanan keamanannya sendiri hanya karena nafsu belaka. Selalu gunakan kondom untuk menghindari kehamilan yang tidak diinginkan dan penyakit menular seksual. Pastikan pasangan Anda juga peduli akan hal itu.

Jangan berharap terlalu tinggi
Meski banyak orang berharap seks pertamanya akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, tapi sebenarnya ekspektasi yang terlalu tinggi itu justru akan merusak malam pertama Anda, Anda pun akan merasakan patah hati dan kecewa. Pasalnya setiap orang butuh banyak waktu untuk belajar bercinta dengan baik atau memiliki skill bercinta yang sesuai harapan.

Nikmati foreplay-nya
Terkadang saking penasaran atau bersemangatnya, banyak orang yang ingin langsung ke puncak aktivitas seksual seperti penetrasi atau orgasme. Padahal kenikmatan bercinta itu justru terletak pada aktivitas foreplay. 

Manfaatkan waktu yang Anda dan pasangan miliki untuk menghangatkan sekaligus membuat diri Anda dan pasangan nyaman dengan foreplay. Bahkan untuk seks yang baru pertama kali dilakukan, semakin banyak foreplay-nya maka aktivitas seks Anda akan semakin baik.

Pastikan Anda cukup terangsang sebelum bercinta
Jika tidak, seks pertama itu akan terasa menyakitkan dan terasa seperti bencana.

Jangan anggap si dia itu ahlinya
Sama-sama baru pertama kali bercinta, tentu janganlah berasumsi jika suami Anda adalah ahlinya, kendati mungkin si dia suka menyombongkan diri tentang hal ini. Padahal dia melakukannya hanya karena merasa malu mengakui bahwa dia merasa tidak aman dan kurang berpengalaman.

Komunikasikan keinginan Anda dengan pasangan dan pastikan bukan salah satu pihak yang selalu memimpin. Lagipula bergantian memimpin jalannya aktivitas seksual akan semakin menambah keintiman pasangan dan ketertarikan seksual antara satu sama lain.

Pura-pura puas akan kecewakan pasangan
Masalah semacam ini seringkali terjadi pada pasangan menikah, meskipun mereka mengaku hal ini dilakukan demi memuaskan pasangannya. Padahal jika pasangan mengetahuinya, dia akan merasa malu dan kecewa karena dibohongi yang nantinya akan berakhir pada rusaknya pernikahan.

Jadi pastikan Anda tidak berpura-pura mencapai orgasme, apalagi pada seks pertama Anda.

Orgasme itu relatif
Walaupun orgasme telah lama diketahui dapat meningkatkan kepuasan bercinta, Anda masih bisa menikmati aktivitas seksual tanpa hal ini. Untuk itu, tak usah berharap Anda atau pasangan mencapai orgasme karena orgasme bukanlah ukuran kepuasan bercinta yang sebenarnya tapi lebih kepada proses menuju orgasme itu sendiri.

Jika orgasme bisa terjadi itu merupakan hal yang baik tapi jika sebaliknya, ikuti arus saja dan nikmati pengalaman pertama itu.

Sensitif
Pertama kali bercinta mungkin rasanya akan menyakitkan tapi itu bukan berarti Anda atau si dia bukanlah pasangan yang baik hingga tega menyakiti pasangan. 

Jadi jika Anda atau si dia merasakan kesakitan, bersikaplah terbuka dan jujur dalam mengkomunikasikannya, jangan ada yang ditutup-tutupi. Pasangan yang sensitif tentu akan memahaminya dan menjaga satu sama lain dengan sebaik-baiknya.

Sumber : health.detik.com

Cara Mengusir Kecemasan Pria Saat Bercinta


Kecemasan terhadap kinerja seksual adalah salah satu masalah yang menghambat kehidupan seks dan lebih sering terjadi pada pria. Hal ini mungkin serupa dengan kecemasan biasa, tetapi kecemasan terhadap kinerja seksual lebih mengganggu hubungan seksual.

Seorang pria yang terlalu menekankan pada hasil akhir, kinerja, dan kekhawatirannya mengenai hal tersebut mungkin mengembangkan kecemasan kinerja seksual. Berbeda dengan pria, wanita melihat seks sebagai sarana untuk membangun kedekatan dan keintiman dalam suatu hubungan, sehingga wanita tidak akan mengalami kecemasan atas kinerja seksual.

Sebaliknya, beberapa pria menganggap aktivitas seksual sebagai ujian untuk membuktikan kejantanannya. Untuk mengatasi kecemasan kinerja, pria harus mengubah mindset-nya dan harus menyadari bahwa seks bukanlah tentang melakukan, memenuhi tenggat waktu atau telah sesuai dengan standarnya.

Seperti dilansir onlymyhealth, Kamis (13/12/2012), pria perlu melakukan 4 hal ini agar mampu mengatasi kecemasan kinerja seksualnya:

Atasi stres
Seringkali kecemasan atau stres oleh masalah eksternal di luar hubungan suami istri dapat menyebabkan kecemasan kinerja seksual. Mungkin juga akibat stres yang dirasakan tubuh akibat konsumsi alkohol atau kopi yang berlebihan, atau paparan nikoton rokok.

Cobalah tetap tenang dalam menghadapi situasi stres dan memilah-milah stres dengan melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat agar kehidupan seks tidak ikut terganggu.

Jangan terlalu memaksa
Apa yang Anda pikirkan memiliki kaitan yang erat dengan aktivitas seksual. Jika pikiran tidak bersedia untuk menikmati aktivitas seksual, kecemasan kinerja akan semakin menjauhkan diri Anda dari seks yang berkualitas.

Sikap yang tepat adalah kunci untuk mengatasi kecemasan kinerja selama seks. Pria membutuhkan kepercayaan diri yang merupakan prasyarat untuk menikmati seks. Selain itu, alih-alih berusaha dengan keras agar seks dapat memuaskan pasangan, Anda harus mencoba untuk membiarkannya mengalir dengan alami.

Santai dalam menghadapi seks
Jangan menyalahkan diri sendiri jika sesuatu tidak berjalan seperti yang diinginkan. Aktivitas seksual diatur oleh pikiran bawah sadar, sehingga usahakan agar badan tetap rileks ketika melakukan hubungan seksual. Pria dapat memuaskan pasangan dengan mudah jika dirinya merasa nyaman. Tetap santai dan tidak tergesa-gesa, tapi menikmati suasana bercinta.

Anda dan partner
Kecemasan saat berhubungan seks mungkin juga timbul karena rasa tidak nyaman dari pasangan. Oleh karena itu, Anda dan pasangan perlu mengatasi kecemasan kinerja seksual sebelum terlibat dalam setiap aktivitas seksual.

Selain itu, jangan memaksakan untuk melakukan seks jika kedua belah pihak masih diliputi kecemasan. Anda dapat membuat pasangan merasa nyaman dalam berbagai cara seperti dengan saling membelai, menyentuh dan berpelukan. Gerakan ini membantu Anda agar dapat meningkatkan kualitas komunikasi dengan pasangan yang dapat memberikan kenyamanan.

Sumber : health.detik.com